Filosofi
Menghubungkan Jepang dan dunia melalui pendidikan serta membangun lingkungan tempat talenta internasional dan perusahaan penerima dapat tumbuh bersama.
Kami memajukan pendidikan, penilaian, pengembangan manusia, dan kerja sama kelembagaan yang bertanggung jawab.
Menghubungkan Jepang dan dunia melalui pendidikan serta membangun lingkungan tempat talenta internasional dan perusahaan penerima dapat tumbuh bersama.
Menyiapkan kesempatan belajar dan sistem pengembangan yang diperlukan sebelum bekerja di Jepang serta mendukung pengoperasian program yang sehat.
Mengutamakan kepentingan publik, transparansi, mutu pendidikan, dan kerja sama dengan lembaga terkait.
Bukan lembaga penempatan tenaga kerja. Kami adalah lembaga pendidikan dan penilaian yang netral dan independen.
Filosofi dan Tujuan Kami
Asosiasi tidak memandang talenta internasional hanya sebagai tenaga kerja. Misi kami adalah menciptakan lingkungan agar setiap orang dapat mempelajari bahasa Jepang, keterampilan profesional, budaya, dan kehidupan sosial Jepang secara benar, lalu bekerja dengan aman dan terus berkembang.
Bekerja di Jepang seharusnya tidak berhenti sebagai kesempatan kerja sementara, tetapi menjadi pengalaman belajar yang membuka masa depan. Bagi perusahaan dan masyarakat Jepang, perjumpaan dengan manusia, pengetahuan, dan budaya baru juga harus mendorong perkembangan berkelanjutan.
Kami menghubungkan kedua pihak melalui pendidikan.
Agar dapat bekerja dengan aman dan bermartabat di Jepang, pendidikan bahasa Jepang, keterampilan, keselamatan dan kesehatan kerja, kehidupan, serta budaya harus dimulai sebelum kedatangan.
Kami tidak hanya mengajar untuk lulus ujian, tetapi membangun pengetahuan, kemampuan menilai, dan komunikasi yang dibutuhkan di tempat kerja dan masyarakat.

Kami mengembangkan kurikulum, bahan ajar, standar pengajaran, dan standar penilaian bersama agar mutu tidak berbeda secara berlebihan menurut negara atau lembaga.
Yang dinilai bukan hanya apakah seseorang pernah mengikuti pelatihan, tetapi apa yang telah dipelajari dan mampu dilakukan.
Talenta internasional tidak boleh menanggung biaya perantara atau utang yang berlebihan sebelum datang ke Jepang.
Kami bekerja sama dengan pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi terkait, dan pihak penerima di Jepang untuk meningkatkan transparansi informasi dan biaya serta mengurangi ketergantungan pada broker yang tidak bertanggung jawab.
Penyesuaian tidak boleh dibebankan hanya kepada pekerja asing. Perusahaan penerima juga harus memahami sistem, budaya, agama, kebiasaan hidup, dan metode pembinaan yang tepat.
Kami memadukan pendidikan bagi talenta internasional dengan dukungan bagi perusahaan agar tercipta tempat kerja berdasarkan saling pengertian dan pekerjaan jangka panjang yang aman.

Bahasa Jepang, keterampilan, manajemen keselamatan, pengendalian mutu, dan etika kerja yang diperoleh di Jepang harus bermanfaat bagi masa depan individu dan perkembangan industri negara asal.
Bekerja di Jepang bukan tujuan akhir. Kami memandang hingga pekerjaan, kewirausahaan, pengembangan instruktur, dan kemajuan industri setelah kembali ke negara asal.

Kami mewujudkan filosofi ini melalui kegiatan berikut:
Tujuan utama kami bukan menempatkan tenaga kerja sebagai lembaga pengirim, organisasi pengawas, atau organisasi pendukung terdaftar.
Peran kami adalah menjadi landasan netral untuk pendidikan, penilaian, penyediaan informasi, dan hubungan antarlembaga di Jepang dan luar negeri serta menjaga mutu pengembangan manusia dan kesehatan sistem.
Masyarakat tempat setiap orang yang ingin belajar dan bekerja memperoleh pendidikan yang benar dan kesempatan yang adil tanpa memandang kewarganegaraan.
Masyarakat tempat talenta internasional dihormati, dapat bekerja dengan aman, dan berkembang di Jepang.
Masyarakat tempat perusahaan penerima tidak hanya mengisi kekurangan tenaga kerja, tetapi menciptakan nilai dan kemungkinan baru bersama.
Kami membangun jalur pengembangan manusia yang berkelanjutan yang menghubungkan Jepang dan dunia melalui kekuatan pendidikan.
Pendidikan pra-kedatangan bagi talenta internasional saja tidak cukup untuk menjamin pekerjaan yang aman dan keberlanjutan kerja di Jepang. Perusahaan penerima juga harus memperoleh pengetahuan dan kesiapan yang diperlukan.
Menerima talenta internasional bukan sekadar solusi kekurangan tenaga kerja. Ini berarti menyambut dan membina rekan baru yang berbeda bahasa, budaya, kebiasaan hidup, dan pandangan kerja.
Perusahaan perlu menyusun dan menjalankan rencana peningkatan keterampilan bagi setiap orang secara sistematis. Perkembangan memerlukan target bertahap, rencana pendidikan, penilaian, dan umpan balik berkelanjutan.
Pendidikan yang diperlukan bagi perusahaan meliputi:
Sulit memahami instruksi bahasa Jepang secara tepat hanya setelah satu kali mendengar. Tidak memahami bukan berarti tidak mampu atau tidak termotivasi.
Yang penting bukan apakah perusahaan sudah menjelaskan, tetapi apakah pesan benar-benar dipahami. Gunakan bahasa yang mudah, foto, gambar, dan benda nyata, lalu periksa pemahaman.
Masalah juga dapat timbul karena persiapan, penjelasan, metode pembinaan, atau lingkungan konsultasi yang tidak memadai. Karena itu pemilik, manajer, pengawas, dan karyawan Jepang perlu belajar sebelum penerimaan dan menyiapkan sistem seluruh perusahaan.
Perusahaan yang mampu membina talenta internasional dengan baik juga menjadi perusahaan yang mampu membina karyawan muda Jepang. Instruksi yang jelas, prosedur yang terlihat, konsultasi yang mudah, dan penghormatan terhadap perbedaan memperbaiki tempat kerja bagi semua orang.
Talenta internasional tidak boleh menjadi satu-satunya pihak yang dituntut berubah. Perusahaan juga harus belajar, berubah, dan tumbuh.
Pendidikan bukan beban, melainkan investasi terpenting untuk mencegah kecelakaan, pengunduran diri, kesalahpahaman, dan perselisihan serta mengubah potensi manusia menjadi kekuatan perusahaan.